Sabtu, 12 Agustus 2023

Ketua DPRD DKI di Polisikan Warga Brebes


Brebes - Akibat pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Menuai kecaman berbagai elemen masyarakat Brebes dan Tegal penghasil telor asin dan bawang merah.


Selain kecaman dan rasa tidak terima daerahnya disinggung, sejumlah warga ramai-ramai adukan ke pihak kepolisian.


M Subhan (50) warga Brebes yang turut melaporkan menyebut, ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi tidak pantas mengeluarkan ucapan itu, lantaran seorang pejabat publik dan telor asin merupakan ikon Brebes.


"Apa yang disampaikan sangatlah tidak pantas dan menyinggung perasaan, padahal dia seorang ketua DPRD DKI yang mestinya memiliki etika berucap, apalagi telor asin itu merupakan ikon Brebes yang sudah go nasional bahkan internasional," kata M Subhan bersama lainnya usai menyerahkan berkas laporan ke Mapolres Brebes, Jumat (11/8/2023).


"Jadi kami sebagai warga asli Brebes sangat tidak terima dan saya harapkan laporan kami ke Polres Brebes atas ucapan dia untuk segera di proses," tegasnya.


Dedy Rokman (45) yang juga turut melaporkan menyebut laporan itu lantaran yang bersangkutan tidak ada itikad permintaan maaf atas ucapannya kepada masyarakat Brebes.


Sementara kuasa hukum warga, Ahmad Soleh yang melaporkan ketua DPRD DKI Jakarta itu menilai ucapan Edi Marsudi merendahkan daerah lain.


"Setiap orang yang dengan sengaja menunjukan rasa kebencian kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis dapat dipidana paling lama 5 tahun dan atau denda Rp 500 juta, hal itu sesuai dengan UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis," terang Ahmad Soleh.


Sebelumnya  dihari yang sama, hal serupa juga dilakukan Yayasan Buser Indonesia (YBI) Brebes yang melaporkan Prasetyo Edi Marsudi ke Polres Brebes.


Ketua YBI Brebes Oping Maryono mengatakan, ucapan Ketua DPRD DKI Jakarta telah melecehkan daerah.


"Mestinya sebagai wakil rakyat bisa memberikan rasa kebersamaan, tidak pantas mengucapkan atau membandingkan Brebes, lebih lebih bau kentut seperti apa yang disampaikan dia pada saat rapat paripurna," ucap Oping Maryono.


Sebelumya ramai menjadi sorotan publik, terutama masyarakat Brebes, ucapan Prasetyo Edi Marsudi dianggap melukai.


Dilansir dari media metro.tempo.co, ucapan Prasetyo yang menyebut “Daripada kunker ke Brebes, Tegal beli telur asin, kentutnya bau. Mendingan berangkat kami ke luar negeri”.


Pernyataan yang viral itu akhirnya menuai banyak kecaman netizen maupun warga di Brebes dan Tegal sehingga berbuntut kecaman dan laporan.

Bebas Murni, Pengacara Ahmad Soleh Dampingi Sopir Bus Terguling di Guci

Brebes - Advokat muda Ahmad Soleh SH,MH dari tim Hotman 911 sekaligus pengacara dari perkara sopir Bus terguling di obyek wisata (OW) Guci Tegal mengupayakan keadilan restoratif (restorative justice) untuk menyelesaikan perkara hukum sopir Bus  Duta Wisata di Polres Tegal.

Upaya permohonan restorative justice telah dilakukan Ahmad Soleh dengan melayangkan surat ke Polres Tegal pada hari ini, Jum'at (11/08/2023).

Selain itu, pertemuan dengan beberapa pihak saat digelar di Mapolres Tegal pada hari Kamis, 10 Agustus 2023 kemarin, yang dihadiri pihak keluarga korban, pihak Polres Tegal dan tim 911 dan sejumlah pihak lain akhirnya menandatangani dan menyepakati langkah restorative justice.

"Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Tegal, terimakasih kepada Kapolda Jateng, terimakasih juga kepada Kasat Reskrim polres Tegal beserta jajaranya. Pada hari ini agenda restorative justice dihadiri oleh perwakilan pihak korban didampingi Lurah Paku Jati Tangerang Selatan dan Kapolres Tegal yang diwakilkan Kasat Reskrim beserta jajaran Kepolisan Polres Tegal", ujar Ahmad Soleh.

"Jadi kedepan tidak ada masalah apapun karena Pak Romyani sudah bebas murni setelah sempat ditahan di Polres Tegal, dan kita upaya penangguhan penahanan dan Alhamdulillah hari ini sudah bebas murni setelah melalui proses di Kepolisian kurang lebih tiga bulan," ucapnya.

Sementara Romyani, sopir Bus Duta Wisata tersangka yang di perkarakan tergulingnya mobil itu mengaku bahagia, dan sampaikan rasa terimakasihnya kepada tim Hotman 911 terutama kepada pengacaranya, Ahmad Soleh.

"Saya seneng dan bahagia banget akhirnya perkara ini bisa selesai, sudah bebas mutlak tanpa wajib lapor, terimakasih banyak saya sampaikan kepada Pak Soleh atas upayanya sehingga perkara ini bisa selesai dengan baik, kami juga sampaikan terimakasih kepada Kapolres Tegal," kata Romyani.

Lanjut Romyani, ia tetap akan berprofesi menjadi supir setelah kasus ini. Ia juga berpesan kepada keluarga korban untuk diberi ketabahan dan kekuatan karena menurutnya semua atas kehendak yang esa.

(dms)

Selasa, 01 Agustus 2023

Hadiri Pelantikan PCNU Kabupaten Brebes, Ketua Banser Desa Cipelem Ucapkan Selamat


Brebes- Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebres, masa bhakti 2023-2028 resmi di lantik, betempat di Gedung Aula PCNU setempat, Senin (31/7/2023).


Ustad Tarono selaku Ketua Banser Ranting Desa Cipelem Kecamatan Bulakakamba, menyebut bahwasanya organisasi Nahdlatul Ulama (NU) banyak berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara Indonesia. 


“NU merupakan sebuah organisasi yang sangat besar, yang tentunya ini juga berdampak terhadap kemajuan Bangsa Indonesia, dan kususnya Kabupaten Brebes yang kita cintai ini,” ucap Ustad Tarono


Ustad Tarono juga mengucapkan selamat kepada Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes, beserta jajaran pengurus yang baru saja dilantik periode masa jabatan 2023-2028 tersebut.


“Banser siap berkolaborasi terkait dengan program-program PCNU dan akan melibatkan anggotanya dalam pembangunan Kabupaten Brebes, kususnya dibidang keagamaan” ujarnya.


Pihaknya berharap, kepada Ketua PCNU yang baru tersebut, dapat menjalankan programnya yang lebih baik lagi dalam memajukan NU yang ada di Kabupatem Brebes.


"Saya berharap agar ketua NU yang baru, bisa lebih baik lagi dari yang sebumnya. Tentunya bisa menyisir dakwahnya dari faham-faham wahabi dan islam radikaliseme," pintanya.


Sementara itu, KH.Sohlahudin Masruri yang baru saja dilantik, menyampaikan rasa terimakasihnya atas dipercayanya memimpin PCNU di wilayah Kabupaten Brebes. 


"Saya juga menekankan kepada para Ketua GP Ansor dan Banser tingkat Desa dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes , untuk selalu senantiasa menjalankan peran pentingnya dalam menjaga NKRI," ujarnya.

PD IWO Tegal Raya Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

TEGAL  - Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Tegal Raya (PD IWO Tegal Raya) periode 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum IWO, Dwi Chr...